Penandatanganan Kontrak Kerja Unmul dan PT. NKE



Groundbreaking Proyek IsDB di Unmul Segera Dimulai

Awal September ini, proyek pembangunan sarana dan prasarana di Kampus Unmul, mulai dicanangkan groundbreakingnya. Hal ini terungkap pada saat penandatangan kontrak kerja antara Universitas Mulawarman dengan Kontraktor Pelaksana PT. Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) di Gedung Kemenristekdikti Jakarta, 30 Agustus lalu. Dijadwalkan groundbreaking ini akan dihadiri oleh Menristekdikti, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak dan pihak-pihak terkait dalam proses pembangunan proyek tersebut.

Dalam penandatangan kontrak kerja, turut dihadiri perwakilan dari IsDB (Islamic Development Bank) CGO Indonesia, Ahmad Deni Fauzi, dan Supinah Yusuf, serta Moh. Sofwan Effendi, Dirsarpras (Direktur Sarana dan Prasrana) Dikti. Dari Universitas Mulawarman dihadiri Rektor, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Dr. Bohari Yusuf, M.Si, sekaligus selaku PPK PIU IDB Unmul dan beberapa staf PIU IDB Unmul. Dalam dokumen kontrak kerja tersebut, yang bertandatagan adalah dari PPK PIU IDB Unmul, dan Presiden Direktur PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (NKE). Turut mengetahui Rektor Unmul, Direktur 4 in 1 Project, dan Direktur PMU.

Dalam kesempatan penandatangan kontrak tersebut, Sofwan, yang sekaligus sebagai Direktur Project 4 in 1 ini mengabarkan, bahwa Menristek dipastikan akan menghadiri prosesi groundbreaking di Unmul. Hanya saja, kata Sofwan, surat dari universitas sudah harus masuk ke Dirjen. Sehubungan dengan hal tersebut, Rektor Unmul, Masjaya, mengabarkan bahwa kemungkinannya sangat besar Menristek akan menghadiri prosesi tersebut, dan telah dijadwalkan pada awal September ini. “Ada jadwal Pak Menteri akan hadir pada tanggal 5 dan 6 September ini,” ungkap Masjaya.

Lebih lanjut, Dirsarpras menyampaikan amanah dari Menristek bahwa walaupun DED (Detailed Engineering Design) dari proyek pembangunan ini telah dibuat, tapi fungsi dari masing-masing gedung itu mengarah pada Smart and Green Campus. “Jadi, kebijakan Pak Menteri ingin menjadikan kurikulum pembelajaran yang ditunjang dengan sarpras yang mengarah pada smart and green campus itu, perlahan-lahan bisa terwujud,” tambahnya.

Selain itu, dari pihak IsDB, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pelaksanaan proyek 4 in 1 yang didanai oleh IsDB ini. Menurutnya, proyek ini merupakan proyek yang sangat progresif dan positif. “Karena kurang dari dua tahun, kita sudah bisa sampai pada penandatanganan kontrak. Kalau dibandingkan dengan projek yang lain, prosesenya itu, bisa dibilang ini yang tergolong cepat,” ungkap Ahmad Deni Fauzi. Proyek ini, menurutnya, adalah proyek dengan inovasi terbaru dari IsDB, karena dalam hal ini kita menggunakan full step financing, dimana pada step pertama, step tijarah, dan step kedua yang saat ini sedang dilakukan adalah step Istishna’, “Jadi, dalam pelakssanaan konstruksi, dalam Islamic Syariah, barang ini masih menjadi milik kami (IsDB), jadi itulah kenapa monitoring dan evaluasinya nanti kami sangat ketat kepada pihak kontraktor, karena saat ini proyek ini adalah barang kami sampai kita hand over kepada pihak kementrian,” kata Deni.

Lebih jauh Deni mengungkapkan, bahwa dalam pelaksanaan proyek ini dibutuhkan sinergi dan komunikasi antara pihak universitas dengan kontraktor. “Masalah miscommunication ini sering menjadi isu, misalnya apa yang dikerjakan oleh kontraktor ternyata tidak sesuai dengan bidding document yang sudah ada,” ungkapnya. Untuk itu, ujar Deni, sangat dibutuhkan sinergi dan komunnikasi yang baik antara pihak owner dengan kontraktor.

Memang, dalam acara penandatangan kontrak kerja ini, juga dihadiri para kontraktor yang akan mengerjakan pembangunan proyek di Universitas Mulawarman, Universitas Negeri Jember dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. Khusus di Unmul, dihadiri oleh Kontraktor Pelaksana PT NKE, Konsultan Pengawas PT Ciriajasa Cipta Mandiri, yang akan mengerjakan pembangunan sarana dan prasarana, seperti Gedung Integrated Laboratory, Gedung ICT Center, Gedung Perkuliahan dan Laboratorium FKTI, Gedung Laboratorium Farmasi, Gedung Laboratorium Fakultas Kesehatan Masyarakat, Pintu Gerbang (Main Gate), Jalan Akses serta Pengelolaan air limbah. Diharapkan proyek pembangunan yang mendapatkan dana loan dari IsDB ini, dapat diselesaikan dengan baik hingga 2020 mendatang.

“Jadi, Bismillah, kita mulai prosesi ini sebagai langkah niat baik untuk ke depan dalam membangun kampus masing-masing dan berdampak pada peningkatan kualitas yang seperti kita inginkan bersama,” Kata Sofwan saat menutup prosesi penandatangan kontrak tersebut.

(Laporan dari Agung, S.Sos, Staf PIU IsDB Unmul)