Progress Pasca Penghentian Sementara Proyek



Mulai dari April hingga Mei 2020, di dunia konstruksi Indonesia, diberlakukan keadaan darurat atau force majeure akibat pandemik Covid 19. Berdasarkan Surat instruksi PPK Proyek 4in1 IsDB Universitas Mulawarman No. 099/UN17.45/PPK-ISDB/2020 kepada kontraktor tentang penundaan kegiatan proyek terkait COVID 19 mulai 1 April 2020 hingga 30 April 2020 dan kemudian dilanjutkan dengan Surat Instruksi No. 127/UN17.45/PPK-ISDB/2020 tentang perpanjangan Pemundaan Kegiatan Proyek Terkait Covid-19 hingga tanggal 31 Mei 2020, maka mul;ai dari Minggu ke-83 (periode 29 Maret - 5 April 2020) hingga Minggu ke-91 (periode 25 Mei - 31 Mei 2020) kegiatan proyek dihentikan untuk sementara. Dengan tidak diperpanjangnya surat instruksi PPK, kegiatan proyek kembali dilanjutkan pada 1 Juni 2020, hal ini juga sesuai dengan Surat Instruksi dari Direktur Eksekutif PIU Nomor 158/UN17.45/LL/2020 tentang Instruksi Aktif Kerja untuk Tim PSC. Tetapi, untuk kontraktor akan mulai aktif mengerjakan pekerjaan fisik di lapangan pada 15 Juni 2020, terkait mobilisasi tenaga kerja sesuai dengan surat PT.NKE tentang Pemberitahuan Mulai Kegiatan Proyek . Pada 18 Mei 2020, IsDB mengeluarkan surat persetujuan mengenai Request Approval for Contracts Amendements for Variation Orders to Civil Works for the University of Mulawarman, begitu juga dengan tiga universitas lainnya yang berada dalam proyek 4in1 IsDB. Dalam keputusan tersebut terdapat penambahan nilai kontrak, dan tentu saja merubah nilai bobot pada Kurva S, dan terdapat penyesuaian terhadap pencapaian progres pekerjaan. Pada Minggu ke-82 yang mana merupakan minggu terakhir sebelum diberlakukan penghentian sementara proyek di Unmul, progres yang dicapai adalah 95,137%. Setelah dilakukan penyesuaian dengan pertambahan nilai kontrak, maka pencapaian progres terkait yang merupakan acuan awal di penyusunan Kurva S baru ini adalah menjadi 82,748%. Realisasi pekerjaan civil works di Unmul hingga triwulan II yaitu sampai dengan Minggu ke-95 merupakan realisasi pekerjaan per zona dan masing-masing kegiatan. Progres yang dicapai secara keseluruhan proyek telah mencapai 82,378% dari rencana 81,412% dengan deviasi positif sebesar 0,966% yang berarti hingga triwulan II ini nilai pelaksanaan pembangunan masih lebih cepat dari rencana,